sebagian orang penghobi berpatokan pada warna kulit muka ayam bila merah berarti ayam itu fit... siap turun untuk di bawa ke arena pertarungan ibarat buah kulitnya bagus belum tentu isi dalamnya... begitu juga ayam laga...
untuk memastikan ayam laga 100% fit perlu di berikan terapi medikasi yang tepat... mulai dari saluran pencernakan, saluran pernafasan, sampai sistem saraf singkatnya anatomi fisiologis si ayam bekerja optimal....
dalam melakukan terapi medikasi perlu di perhatikan jenis kandungan bahan aktif, dosis dan fungsinya... lebih mudah kalo kita ambil antibiotik yang bersifat blood spectrum (spektrum luas) seperti golongan Amokcilin, ampicilin, sulfa dll begitu juga suplemen makanan/multi vitamin....
Jumat, 27 Desember 2013
TIPS KESEHATAN PRA TARUNG
STAMINA DAN OTOT AYAM ADUAN
Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung. Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian, pukul sendiri memang belum memberikan suatu patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.
Akurasi pukulan pada ayam laga dipengaruhi dua faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan dan kekuatan pukulan.
PEMULIAAN TERNAK
Pemuliaan Ternak Ayam Aduan:
Kenapa ternak kita hasilnya acak-acakan dan banyak yang jelek..??Hasil tidak seragam, dan kualitas mutunya lambat laun terasa semakin menurun…Kebanyakan peternak di Indonesia sangat fanatik dgn trah juara. Juara VS Juara, tapi anakannya tidak ada yg juara… Ini menimbulkan pertanyaan tersendiri...Salah satu penyebabnya mungkin krn indukan kita geno-typenya tidak seragam alias acak-acakan.Itulah sebabnya diperlukan ternak dgn "rekayasa genetik" untuk menyeragamkan geno-type melalui proses ternak yg lebih terpadu, tersistematis atau terpola dengan baik. Bukan sekedar ayam menangansaja.Buat rekan2 sekalian, ini ada sedikit artikel mengenai teknik2 breeding (beternak) dgn cara yg lebih sistematis sehingga bisa juga disebut sebagai ‘Rekayasa Genetika’.Mungkin saja diantara teman2 ada yg lebih berpengalaman dan menemukan cara ternak yg lebih baik.Tapi minimal, artikel ini bisa menjadi sebuah wawasan baru mengenai bagaimana cara beternak yg baik dgn teknik modern sesuai dgn teori genetika.Sebelum dilanjut, ada baiknya kita mengenal dulu beberapa kosa kata yg ada dalam artikel ini agar tdk terjadi salah penafsiran.
Inseminasi Buatan (IB)
Inseminasi Buatan
(IB)
Inseminasi Buatan pada ayam adalah teknik mengawinkan secara
buatan dengan
memasukkan sperma ayam jantan yang telah diencerkan dengan
NaCl Fisiologis ke dalam saluran reproduksi ayam betina yang sedang
berproduksi.
Keuntungan Inseminasi Buatan
Keuntungan lnseminasi Buatan dibandingkan perkawinan secara
alami dalam pengadaan
a) Penggunaan pejantan relatif lebih
sedikit (efisien).
b) Memungkinkan dilakukannya seleksi
dan persilangan antar induk yang memiliki mutu
genetik unggul, sehingga dapat dihasilkan anak ayam unggul
untuk tujuan tertentu.
C) Memungkinkan dilakukannya persilangan
bagi ayam jantan unggul yang sulit
ELASTISITAS PANAS BASAL = KUNCI STAMINA AYAM LAGA
ELASTISITAS PANAS BASAL = KUNCI STAMINA AYAM LAGA
Ayam laga sudah
dikenal masyarakat Nusantara sejak berabad-abad lalu. Setidaknya hingga akhir
abad ke-19, ayam laga menjadi simbol status di kalangan para raja, bupati, dan
bangsawan. Singkat kata, dunia ayam laga telah menjadi bagian budaya nasional
kita. Namun sayang, jika dahulu para raja, bupati, dan bangsawan menjadikan
ayam laga sebagai sarana pergaulan dan simbol status sosial, kini motivasi
tersebut telah jauh bergeser, yakni menjadi salah satu sarana perjudian belaka.
Namun demikian, berdasar pengamatan di lapangan, ternyata tidak semua hobiis
ayam laga suka dengan perjudian. Ternyata masih banyak yang tetap setia pada
motivasi warisan leluhur, apalagi kalau bukan kebanggaan !
Seperti halnya atlet,
ayam laga diperlakukan sedemikian rupa agar tetap sehat dan kuat. Untuk itu,
para peternak atau hobiis memberikan berbagai asupan seperti makanan yang
bergizi plus suplemen penambah stamina, tidak lupa diterapkan perlakuan latihan
otot, penjemuran, dll.
Semua pemberian
asupan dan perlakuan di atas adalah pemberian dan perlakuan standar yang umum
diketahui oleh para peternak atau hobiis. Saya yakin, masih banyak yang belum
menyadari pentingnya mengatur tingkat panas basal dan hubungannya dengan
ketahanan stamina ayam laga di kalang.
Seperti telah umum diketahui,
pada saat aktivitas olahraga, faktor penambahan suhu badan berbanding lurus
dengan penambahan frekuensi detak jantung dan penambahan timbunan asam laktat
di dalam otot yang menyebabkan kelelahan. Semakin besar selisih pertambahan
panas tubuh, semakin cepat frekuensi detak jantung, dan semakin cepat pula
mencapai kelelahan. Dengan demikian, perlu suatu teknik agar pertambahan
(margin) panas tubuh tidak mencapai kisaran (range) yang terlalu lebar antara
pada saat aktivitas normal dan olahraga (tarung). Dengan kata lain, perlu upaya
untuk menaikkan panas basal tubuh ayam (yakni tingkat panas tubuh pada saat
aktivitas normal), atau mempertinggi tingkat elastisitas panas basal tubuh
tersebut.
Untuk meningkatkan
panas basal tubuh atau meningkatkan elastisitas panas basal, salah satu upaya
yang pernah saya lakukan adalah dengan mengatur tingkat suhu lingkungan dengan
cara menempatkan ayam pada lingkungan yang panas, misalnya mengganti atap
kandang genteng dengan atap seng, atau menempatkan ayam pada lingkungan tandus,
namun dengan ketersediaan ransum bergizi dan air minum yang terjamin. Pengaruh
perlakuan ini tidak serta merta dapat dilihat hasilnya dalam waktu yang
singkat. Pada kasus saya, setidaknya ayam membutuhkan waktu tiga bulan untuk
beradaptasi secara fisiologis pada lingkungan ekstrem ini. Keberhasilan
perlakuan menaikkan elastisitas panas basal dapat dilihat dari penampilan fisik
ayam, yakni kebotakan alami pada bagian paha, dada, hingga leher.
Pada kasus pengamatan
saya, ayam hasil perlakuan penaikkan panas basal belum memerlukan
pendinginan/pembasahan/diairi pada pertarungan 2 x 15 menit. Pada 2 x 15 menit
itu, nafas ayam sama sekali tidak terengah-engah, pergerakan tetap lincah,
tetap segar seperti layaknya sebelum pertarungan!
MEMBUAT EM4 PLUS
MEMBUAT EM4
PLUS
Kegunaannya EM4 banyak sekali, sebut saja.. untuk WC yang bau, kandang ayam
yang bau, kandang kelinci, kambing, darah ikan/ayam, di mana-mana yang
bau..got, tempat jual ayam dll... diperlukan orang yang punya watak peneliti,
pengusaha dll...pasti dilahapnya infotek ini... selamat mencoba dan
berhasi..... yang jadi orang kaya, harap kirim upeti ke saya ya hehe...
CARA-CARA
PEMBUATAN EM4
Sebagai
starter mikroorganisme pada proses dekomposer EM4 menjadi begitu penting dalam
dunia pertanian organik. Jika kita harus membeli EM4 tersebut harganya lumayan
mahal, padahal ada berbagai cara untuk membuat EM4 sendiri dengan harga bahan
baku yang sangat murah. Ada lima cara pembuatan EM4 yang dapat kita lakukan
sebagai berikut:
TEHNIK PENETASAN TELUR
Menetaskan telur merupakan usaha untuk mendapatkan DOC/ DOD/ DOQ, dalam
satu waktu dalam jumlah banyak sekaligus. Kegiatan yang kelihatannya mudah
tersebut,jika tidak dilakukan tindakan kehati-hatian, akan berakibat fatal.
Bukannya telur menetas tapi malah tidak satu butir telurpun yang dapat menetas
menjadi kutuk.
Gagal atau sukses penetasan telur di pengaruhi banyak factor yang saling
berkaitan dan harus selaras hingga proses penetasan berakhir. Dari berbagai
macam factor tersebut jika satu segi saja terlewati atau tidak dapat mendukung
satu dan lainnya, dipastikan penetasan akan gagal. Factor-factor apa saja
itu,mari kita bahas bersama-sama.
Langganan:
Postingan (Atom)